10 Pemain Tim Non-MPL Paling Memukau di Gelaran MDL Season 2

Moonton menjadi game developer yang turut terjun langsung memelihara ekosistem esports di Indonesia. Setelah sukses dengan gelaran MPL Indonesia yang terus memecahkan rekor, kini Mobile Legends Development League (MDL) Indonesia hadir sebagai wajah baru. Hanya ada di Indonesia, Mobile Legends Development League merupakan turnamen yang berada di naungan langsung Moonton untuk memelihara talenta baru di ranah esports Mobile Legends: Bang Bang.

Berbeda sistem dengan MPL Indonesia yang kini mengadaptasi sistem franchise, akan ada 11 tim dengan tambahan 3 tim di luar franchise MPL yang turut meramaikan gelaran MDL Indonesia. Memang sejak memasuki musim baru pada MDL Season 2, Moonton membawa jumlah tim yang sedikit berbeda dibandingkan MDL Season 1. Dari 12 tim, kini Moonton memutuskan untuk membawa 11 tim di gelaran MDL musim kedua. Ketiga tim yang dihadirkan pun harus melalui babak kualifikasi sebelum mampu mengamankan tempat hingga ke Regular Season MDL Season 2, yaitu Siren Esports, XCN BKB, dan Victim Esports. Meski demikian, ketiga tim tersebut terbukti mampu tampil garang dan memukau di hadapan tim-tim undangan. Kejutan di liga kasta kedua ini sudah hadir sejak musim pertama MDL bergulir saat Victim Esports mampu hadir sebagai juara dengan status tim non-MPL.

Kesuksesan di panggung MDL Season 1 bahkan mampu membawa dua mantan punggawa Victim Esports ke gelaran MPL Season 6, yaitu Sanz ke ONIC Esports dan Renbo ke Bigetron Alpha. Kedua pemain ini memberikan kualitasnya hingga ke panggung MPL. Kisah sukses kedua pemain ini bisa menjadi jawaban bahwa talenta MDL mampu bersaing secara kompetitif di gelaran MPL. Apakah 10 pemain kali ini akan menjadi kisah sukses berikutnya?

Berikut daftar 10 pemain tim non-MPL yang paling memukau di MDL Season 2: 

Bucank - XCN BKB
Sang Tank memang menjadi kunci sukses kemenangan, apalagi segi inisiasi akan sangat berantakan bila tanpa kehadiran Tank. Bucank mampu memenuhi tugasnya sebagai seorang pemain, apalagi menggunakan Khufra yang memang terkenal agresif.

Dalam beberapa pertandingan di Week 3, memang Bucank sangat gemar menggunakan Khufra. Permainannya pun mampu berjalan mulus bersama dengan rekan setimnya, terlebih menghadapi tim-tim jebolan MPL.

BARBIE - XCN BKB 
Serupa dengan Bucank, BARBIE bisa menjadi alasan para penikmat game Mobile Legends: Bang Bang untuk belajar cara jungling yang baik dan war yang tepat. 

Selalu tampil krusial, BARBIE sangat fokus pada hero-hero yang dianggap lembek, bahkan mengincar Marksman yang lengah saat bertarung. Penggunaan Roger dan Hayabusa membuat efektivitas jungle lebih cepat hingga ke pertengahan paruh pertandingan.

Bahkan, Roger dan Hayabusa yang digunakan BARBIE di Week 3 bisa dibilang sukses dengan torehan gelar MVP ketika menghadapi lawannya, seperti kemenangan kontra Geek Fam Jr.

SIR ft Lans - XCN BKB
Peningkatan performa XCN BKB di Minggu ke-3 juga tidak lepas dari peran sang Mage yaitu SIR ft Lans. Sempat menggedor pertarungan lewat Lunox, Esmeralda, dan Chang’e, rupanya pemain core dari XCN satu ini tetap konsisten di hadapan tim-tim jebolan MPL. Penggunaan Lunox dan Esmeralda mampu tampil memukau pada beberapa momentum pertandingan di Minggu ke-3. Apalagi MDL Season 2 masih baru dimulai, rasanya evaluasi tim XCN BKB berujung sukses dengan peningkatan performa tim, bersama dengan plot SIR ft Lans sebagai ujung tombak.

SamoHt - Siren Esports
Salah satu pemain Mobile Legends yang kaya akan pengalaman, SamoHt merupakan kunci sukses Siren yang mampu menjaga tempo pertandingan saat melawan Alter Ego X.

Tercatat, SamoHt menggunakan 3 hero pada hasil kemenangan melawan Alter Ego X dengan skor 2-1, yaitu Chou, Akai, dan Hilda. Meski kalah di laga pembuka dengan Hilda, namun SamoHt sukses membalas kesalahan di 2 pertandingan berikutnya. Penggunaan dua hero Tank, Chou dan Akai sukses membawa Siren Esports menang melawan Alter Ego X. Hasil ini juga menjadi tren positif bagi Siren guna menjaga asa juara di MDL Season 2.

AzeR - Siren Esports
Sosok AzeR memang menjadi kunci pick-up dari tim Siren, bahkan secara agresif mampu menculik satu demi satu pemain lawan. Strategi potong minion dan invasi jungle merupakan tugas penting dari AzeR.
Kehadiran pemain satu ini membuat lawan tidak nyaman dalam melakukan farming pada awal pertandingan dimulai. 

JeYy - Siren Esports
Satu lagi ujung tombak SIren Esports yang menggunakan Mage, JeYy. Pemain satu ini mampu bermain aman di awal pertandingan. Kesadarannya dalam melihat map juga berkontribusi penting dalam membawa Siren Esports menang melawan Alter Ego X. Apalagi, JeYy memang sangat teliti melihat lokasi Tank-nya dan lawan-lawan musuh yang berpotensi melakukan pick-up sebelum berlangsungnya peperangan antara tim.

Altamiz - Siren Esports
Strategi hyper carry yang kain populer membuat para tim mengaplikasikannya, termasuk Siren Esports. Dan Altamiz merupakan pemain yang dipercaya mengemban role paling krusial tersebut.

Tanggung jawabnya berhasil diperlihatkan ketika menghadapi Alter Ego X dengan strategi hyper carry menggunakan Harith dan Roger. Tidak jarang Altamiz mengemban MVP di beberapa kesempatan bersama Siren Esports.

Speechless - Victim Esports
Satu lagi Marksman yang mencuri perhatian dari tim non-MPL, yaitu Speechless. Pemain satu ini baru saja didatangkan oleh tim Victim, apalagi kedatangannya bisa dibilang mengejutkan mengingat Victim merupakan tim juara. Kehadiran Speechless mengubah gaya bermain Victim lebih agresif namun sejak pertengahan pertandingan. Menggunakan Yi Sun Shin, Speechless turut membawa kemenangan dengan gelar MVP ketika berhadapan dengan Bigetron Bravo.

SaanJi - Victim Esports
Bila kehadiran SamoHt memukau dari tim Siren, rasanya Tank satu ini juga butuh pengakuan serupa sebagai Tank paling memukau pada gelaran MDL Season 2 Minggu ke-3. SaanJi bermain dengan sangat baik lewat Akai dan Chou. Bermain sangat hati-hati, namun tidak jarang menculik serta menghadirkan inisiasi perang yang indah. Bahkan, Hurricane Dance milik Akai sempat digunakan untuk strategi zoning-out.

Fabiens - Victim Esports
Mage yang tampil memukau, Fabiens mampu memenuhi ekspektasi sebagai mantan pemain EVOS Esports dan Bigetron PK. pemain ini juga sempat meramaikan gelaran MPL di musim-musim sebelumnya.

Direkrut Victim, Fabiens rupanya masih bermain sama baiknya ketika masih bermain di MPL. Penggunaan Cecilion dan Kagura kontra Bigetron Bravo sukses membuat Warlord dkk. Kewalahan. Alhasil, Victim Esports mampu mengemas kemenangan dengan skor 2-1 melawan Bigetron Bravo. Hasil sengit ini memastikan poin penuh bagi sang juara MDL Season 1 tersebut.

Memang kehadiran tim-tim jebolan MPL memiliki keuntungan lebih, apalagi dengan kebijakan tukar pemain dari MPL ke MDL, maupun sebaliknya. Baru-baru ini, Zeys yang sempat melatih dan bermain bersama EVOS Legends juga resmi memperkuat EVOS Esports di MDL. Meski melawan para pemain level MPL, 3 tim non-MPL seperti Siren Esports, XCN BKB, dan Victim Esports mampu memberikan perlawanan berarti.

Namun, apakah mereka akan tampil konsisten pada pertandingan MDL Season 2 Minggu ke-4? Mampukah Victim Esports beranjak naik ke puncak klasemen? Atau, RRQ Sena dan Aura Esports masih menjadi dua tim yang difavoritkan juara?

Rate now!

Rating

10 Pemain Tim Non-MPL Paling Memukau di Gelaran MDL Season 2

  • SHARE POST   

Comments