Garena League of Legends Garuda Series Summer Split 2016

Bulan Maret lalu, perhatian masyarakat gamer tertuju kepada semaraknya final League of Legends Garuda Series (LGS) Season 6 yang berlangsung di teater prestisius Ice Palace, Jakarta Selatan. Tak ingin kehilangan momentum, Garena Indonesia akan kembali menggulir musim baru LGS pada Mei ini. Dengan judul “2016 Garena League of Legends Garuda Series Summer Split”, atau disingkat Garena LGS Summer, kompetisi Esports premier ini akan semakin sengit karena perubahan format peserta dari 10 menjadi 8 tim. Selama tiga bulan LGS berlangsung, persaingan mereka untuk merebut tahta akan tetap seru untuk disaksikan, karena sistem kompetisi akan tetap menggunakan format liga yang diselenggarakan setiap Sabtu dengan babak Playoff di akhir klasemen.

Format Garena LGS Summer 2016

Garena LGS Summer akan memulai minggu pertamanya di tanggal 14 Mei 2016. Babak liga (round robin) akan berlangsung selama tujuh minggu, dimana setiap tim yang berlaga akan melawan tim lainnya masing-masing sebanyak dua kali. Artinya, satu tim akan menjalani total 14 pertandingan selama babak liga berlangsung. Dalam satu minggu ada 8 pertandingan yang berbeda, dimana 4 dari total pertandingan tersebut akan disiarkan melalui livestream di Youtube League of Legends Indonesia.

Empat tim teratas di akhir klasemen berhak lolos ke babak Playoff yang akan berlangsung setelah Idul Fitri. Menggunakan format yang berbeda dari babak liga, peringkat pertama klasemen akan bertemu peringkat keempat sedangkan peringkat 2 melawan peringkat 3 dalam pertandingan berformat Best of 3. Pemenang dari masing-masing match akan bertemu di Grand Final yang akan berlokasi di sebuah venue di Jakarta yang akan lebih mewah dan bergengsi dibanding musim lalu.

Para Pemeran Utama

Kedelapan tim yang berlaga di Garena LGS Summer adalah Kanaya Gaming sang juara bertahan, Revival Esports, PWN Esports (ex-Zero Latitude), Fortius (ex-Jakarta Juggernauts), Terserah, Phoenix K-Squad, Kaliantusa dan INFL.GG.

Kanaya Gaming sang juara bertahan masih memiliki kans yang sama untuk mempertahankan titel mereka, walaupun di musim ini diprediksikan mereka akan diberikan perlawanan yang tangguh oleh tim-tim lainnya, terutama Revival Esports yang kini diperkuat para pemain bintang yang pernah mewakili Indonesia di ajang internasional tahun lalu.

Sementara dua brand esports terkenal Zero Latitude dan Jakarta Juggernauts melanjutkan petualangan mereka di LGS dengan manajemen baru yaitu PWN Esports dan Fortius. Rivalitas antara Phoenix K-Squad (sebelumnya Ang Kimotti) dan Terserah juga akan mewarnai kompetisi ini dengan alur yang tak dapat diramalkan. Aksi para pemain muda di tim Kaliantusa dan INFL.GG dalam menantang kerasnya persaingan di LGS juga layak untuk diikuti.

 

Rate now!

Rating

Garena League of Legends Garuda Series Summer Split 2016

  • SHARE POST   

Comments