ALCATRAZ

  • Game terbaru GAMEVIL, Talion, yang siap memanjakan para gamer dengan grafis fantastis, kini resmi membuka pra-pendaftaran di seluruh dunia! Cukup dengan mendaftarkan diri lewat laman resminya. Setelah melakukan Close Beta Test (CBT) pada bulan Mei lalu, Talion sukses menarik perhatian para gamer dengan grafis yang setara dengan MMORPG PC masa kini. GAMEVIL juga menawarkan berbagai macam keunggulan pada game terbaru ini, termasuk konten war multiplayer seperti Occupy, Raid, Deathmatch dan Team Battle 5v5 a la capture-the-flag.

  • Netmarble Corporation, memperkenalkan game RPG terbaru untuk perangkat iOS dan Android, Phantomgate (developer Level 9). Phantomgate merupakan gabungan dari side-scrolling, serta petualangan penuh teka-teki yang memiliki sentuhan unik pada pertarungan turn-based RPG klasik dengan fitur PVP real-time. Cerita dari game ini terinspirasi dari mitologi Nordik yang kaya akan tradisi, dan akan mengajak para pemain untuk memulai petualangan fantasi ke tempat eksotis yang dipenuhi dengan teka-teki misterius. 

  • Dengan bangga ASUS secara resmi mengumumkan Laptop terbarunya dengan Bezel Super Tipis dan display refresh rate 144Hz, ASUS ROG Strix GL504.  Dengan bertumbuh pesatnya dunia eSport, membuat para gamers membutuhkan perangkat yang mampu mendukung aktivitas mereka yang mudah dibawa kemana saja, baik berlatih ataupun mengikuti kompetisi turnamen gaming skala nasional dan internasional maka ROG Strix GL504 ini diciptakan oleh ASUS.

  • Kini Industri game Indonesia kedatangan publisher baru, sebagai anak perusahaan dari PT. Akordia Venetama yang bergerak dibidang Minyak dan Gas pendatang baru ini yakni “Mobiku” akan mewarnai Industri game di Indonesia yang saat ini sedang demam eSports, menurut kabar yang beredar publisher pendatang baru ini akan membawa 3 game sekaligus ke Indonesia salah satunya adalah “Diosa Force” game yang bergenre Turn Based RPG yang dikembangkan oleh developer asal Taiwan, Auer.

  • Setelah pemerintah Indonesia resmi mengakui eSports sebagai cabang olahraga baru di Asian Games 2018 sebagai olahraga, banyak sekali game yang mulai mencoba memasuki pasar game di Indonesia seperti Tencent yang akhirnya resmi menggelar ajang esports PUBG Mobile resmi untuk pertama kalinya yaitu PUBG Mobile Indonesia National Championship 2018 di 12 kota, Indonesia.

  • Sebuah organisasi pengelola dan penyelenggara turnamen serta liga esports pertama di Indonesia yang digagas oleh Giring Ganesha (Vokalis Nidji) bersama Tokopedia resmi menggelar liga esports IESPL (Indonesia Esports  Premier League). Hal ini dibuktikan salah satunya dengan pengakuan keberadaan esports sebagai salah satu cabang olahraga eksibisi yang dipertandingkan pada Asian Games 2018 mendatang.

  • Untuk bermain game dengan spesifikasi yang tinggi dan berbayar itu pasti menjadi halangan dikalangan gamer, kalian jangan takut karena mulai hari ini kalian bisa memainkan game AAA dengan spesifikasi yang biasa saja bahkan bisa dimainkan dengan Smartphone seperti ASUS Zenfone Max Pro M1, PS4, Xbox One bahkan SmartTV hanya dengan menggunkan Skyegrid. Startup buatan muda – mudi Indonesia berhasil  menciptakan Skyegrid yang dimana ini adalah platform game streaming berbasis Cloud atau bisa dibilang Cloud Gaming.

  • Sejak akhir tahun lalu, kecerdasan buatan (AI) telah menjadi salah satu agenda bagi para pelaku industri di bidang teknologi, termasuk di industri ponsel pintar. Dengan meningkatnya trend AI, banyak pelaku/perusahaan teknologi berkomitmen untuk menyematkan teknologi AI dalam ponsel pintar. Memiliki tiga generasi ponsel pintar AI dalam portofolio produknya, Honor menjadi salah satu pemimpin dalam tren ini dengan memperkenalkan ponsel pintar AI generasi ketiga, Honor 10, yang baru saja diluncurkan di Indonesia minggu lalu (2/8).

  • Kini para gamers bisa bernafas lega, dengan banyaknya game yang masuk ke Indonesia tentunya ini akan membuka peluang para gamers untuk menjadi Pro Player dengan banyaknya penyelenggara eSports di Tanah Air. Dengan tingginya antusias para gamer di berbagai negara bahkan Asia Tenggara ini menjadi peluang besar yang tidak di sia – sia kan oleh UniPin untuk melebarkan sayapnya ke dunia eSports, CEO & Co Founder UniPin Mr. Ashadi Ang mengatakan pada konferensi Pers di CGV Grand Indonesia “Setelah saya dan tim melakukan perjalanan ekspansi bisnis UniPin ke negara-negara kawasan Asia Tenggara, kami melihat dan  menemukan peluang baru pada industri eSports. Hal inilah yang mendasari kami membentuk UniPin eSports, untuk merealisasikan visi dalam satu sampai tiga tahun kedepan. Harapan kami  ini  dapat memberikan kontribusi besar bagi komunitas eSports di dunia.”