Siapa Bilang Notebook Gaming Itu Harus Mahal

Bagi seorang gamer, notebook gaming merupakan sebuah perangkat impian. Salah satu alasan utamanya adalah dapat dibawa kemanapun. Namun karena dapat dibawa kemana saja dan menawarkan pengalaman nge-game seperti desktop, notebook gaming juga memiliki “kekurangan” dalam hal berat notebook dan tentu saja harga.

Untuk mengakomodasi kekurangan yang sering muncul pada notebook gaming, ASUS perkenalkan notebook gaming “terjangkau” yang diberinama ASUS X550D. Seperti apa sih notebook gaming ASUS ini?.

Desain

Seri ini bukan seri gaming pertama ASUS, yang mana ASUS sendiri memiliki line-up gaming laptop yang masuk dalam kategori ASUS ROG. Tidak seperti seri ROG, seri ini tampil dengan desain yang lebih ramping –tidak terlihat seperti notebook gaming lainnya-. Dengan berat hanya 2.26kg, seri ini dapat menjadi notebook gaming paling ringan yang pernah ada.

Untuk seorang gamer, keyboard cukup menjadi perhatian khusus karena keyboard menentukan bagaimana seorang gamer main game. Namun yang sayangnya ASUS tidak dapat tampilkan pada seri ini. Keyboard pada seri ini hanya biasa-biasa saja, walau memang tetap nyaman saat digunakan untuk main berbagai game atau mengetik –tersedia numpad yang memang cukup berguna pada beberapa genre game-.

Layar

Karena tampil sebagai seri gaming, ASUS melengkapi seri ini dengan layar yang cukup lebar yaitu berukuran 15.6 inci dengan rasio layar 16:9. Dengan rasio dan ukuran layar ini, kamu dapat dengan nyaman untuk melihat tampilan pada layar saat main game.

Hardware

Hanya karena ada embel-embel “terjangkau” bukan berarti seri ini tidak memiliki hardware yang mumpuni. Untuk seri ini ASUS menanampak prosesor APU AMD A10-5750M dengan keceptan 2.5GHz dan dapat ditingkatkan hingga 3.5 GHz dengan menggunakan fitur AMD Turbo Core.

Untuk menjalankan berbagai program dan game lebih mulus, seri ini juga sudah menggunakan RAM DDR3 berukuran 4GB. Seri ini juga menggunakan teknologi dual graphics dari AMD. Untuk prosesor grafis integrated, seri ini menggunakan AMD Radeon 8650G. Sedangkan untuk kartu grafis kedua menggunakan Radeon 8670M dengan VRAM 2GB.

Kedua kartu grafis ini akan bekerja secara otomatis –atau dapat dipilih manual-, dimana jika membutuhkan performa tinggi maka akan menggunakan kartu grafis yang kedua. Dan jika menjalankan program biasa hanya menggunakan kartu grafis integrated.

Untuk konektifitas, kamu akan menemukan port HDMI, VGA, audio jack kombo, LAN, tiga buah port USB 3.0, dan sebuah kamera web dengan kualitas HD.

Suara

Selain kartu grafis dan layar, gamer cukup “rewel” dengan suara yang ditampilkan, toh itu cukup wajar agar pengalaman main gamenya lebih terasa mengasyikkan tentunya. Untuk itu ASUS menambahkan teknologi SonicMaster didampingi dengan AudioWizard, yang mana kombinasi keduanya ini dapat menghasilkan suara yang sangat jernih. Sangat membantu saat main game yang mengandalkan keberadaan musuh dari suara yang dihasilkan.

ASUS X550D adalah notebook gaming terjangkau yang dapat menjadi pilihan untuk banyak gamer yang memang sedang cari notebook gaming dengan harga yang berada dibawah harga notebook gaming saat ini. Dilengkapi dengan baterai 3000 mAh 4Cells dan tampil dengan desain atraktif menjadikan seri ini terlihat menarik dan layak dibawa kemanapun untuk main game atau kerja, dengan harga kisaran Rp. 5,5 Juta.

Rate now!

Rating

Siapa Bilang Notebook Gaming Itu Harus Mahal