ASUS ROG G20, Si Mungil Dengan Performa Raksasa

Bicara gaming PC, maka hal pertama yang terlintas adalah ukuran kasing yang besar. Namun hal tersebut tidak tercermin pada ASUS ROG G20 yang baru saja ASUS perkenalkan beberapa waktu lalu.
 
Hardware
G20 tampil compact dengan kasing berukuran 12,5 liter ditenagai oleh prosesor Intel Core i7 (4th Gen) ditambah dengan kartu grafis NVIDIA GeForce GTX780, yang memang tidak menargetkan “high-end” gamer, namun jika memang beli maka seri ini dapat menjadi pendamping gaming PC yang sudah dimiliki.
Dengan hanya mengambil daya 10W pada mode Eco Energy, ROG G20 tampil dengan desain khas ROG warna hitam, pahatan unik, dan kemampuan untuk mengganti efek cahaya PC agar terlihat “garang” saat PC ini menyala.

Hanya karena memiliki ukuran kasing yang lebih kecil ketimbang desktop PC gaming lainnya, ROG G20 seperti disebutkan sebelumnya sudah menggunakan prosesor terbaru dari Intel untuk memberikan pengalaman bermain game –bisa sampai mentok kanan-, nonton video dalam format 4K/UHD dengan nyaman, dan tentu saja untuk mengerjakan 3D pun dapat dilakukan dengan sangat mudah.
 
Berkat bantuan kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 780 yang terpasang, kamu tidak hanya dapat mengatur hingga maksimal grafis yang ditampilkan dalam game, namun juga mendukung penggunaan hingga empat monitor sekaligus.
 
Hal lainnya yang sangat menarik perhatian adalah memori RAM yang berjalan dalam mode single channel dengan keeping berkapasitas 8GB DIMM. Namun jika kamu ingin tingkatkan lagi, seri ini masih menyediakan slot DIMM kedua –yang mana untuk mengakses bagian dalam PC harus buka kasing, dan garansi pun akan hilang-.
 
Karena kasing G20 yang tampil compact, maka ASUS tidak menyertakan internal power supply didalamnya, namun menyediakan eksternal –yang memberikan keunikkan tersendiri-. Terbagi dua, PSU ini terbagi untuk menghasilkan daya 230W yang akan digunakan untuk PC, dan satunya lagi 180W untuk memberikan daya pada VGA.
 
Tidak lupa juga dukungan fitur NVIDIA 3D Vision Surround untuk memberikan pengalaman sedang berada dalam game. Sejak G20 tiba dimeja redaksi, berbagai judul game mulai dari Call of Duty: Advanced Warfare dapat dimainkan pada grafis maksimal dengan hasil rata-rata 60 FPS (frame per second) sepanjang game. Saat main Sleeping Dogs dengan grafis maksimal mendapatkan hasil rata-rata 50 FPS.
 
Menariknya dari G20 ini adalah selain memilik performa tinggi, G20 ternyata sangat efisien dalam mengkonsumsi tenaga. Pada mode Eco Energy, G20 yang mengambil daya sekitar 20W –pas untuk kamu bisa tinggalkan G20 semalaman untuk download game, atau sebagai server rumahan-.
 
Apa yang menjadi momok untuk sebuah desktop atau laptop gaming? Tentu saja panas. Tidak seperti desktop PC gaming biasanya, jika diperhatikan dengan teliti G20 tidak menampilkan saluran udara –yang terlihat oleh mata- agar untuk mempertahankan desainnya yang minimalis. Hal ini ASUS lakukan dengan menyembunyikan saluran udara dan dua kipas internal dengan baik untuk menjamin penyebaran panas yang lebih baik, sehingga sangat ideal untuk main game lama-lama.
 
Software
ROG G20 tampil dengan beberapa software tambahan. Salah satu software yang sangat membantu untuk kamu yang suka main game online adalah GameFirst II. Software ini akan secara otomatis membantu kamu bermain game-game online dengan performa yang lebih baik. Selain itu kamu juga bisa mengatur berbagai informasi. Jika GameFirst II memonitor “lalu lintas” jaringan, maka ASUS Aegis memonitar lebih dari itu.
Ingat ROG G20 ini memang ditujukan atau didesain khusus oleh ASUS untuk gamer sejati. Selain tampil dengan performa yang tinggi, kualitas suara juga mendapatkan perhatian khusus dari ASUS dengan menyertakan teknologi audio terkenal mereka ASUS SonicMaster.
 
Entah itu langkah kaki, dentuman granat, dan suara senapan mesin akan keluar dengan sempurna. Baik kamu sedang mengunakan headset ataupun speaker eksternal. Selain ASUS SonicMaster, ASUS juga menyertakan ROG AudioWizard yang memungkinkan kamu untuk memilih lima mode yang tersedia.

Kesimpulan

Sayangnya walau memiliki performa yang sangat tinggi, ASUS tidak menyertakan SSD untuk seri ini. Karena saat sebuah PC memnggunakan SSD, maka performa PC pun tampil dengan maksimal. ASUS hanya menyertakan SSHD (Hybrid) untuk seri ini.

Secara keseluruhan ROG G20 terbukti cukup mampu untuk menjadi sebuah PC yang memberikan performa, khususnya untuk gaming dengan sempurna. Ditambah seri ini terbilang tidak bising saat menyala –entah dalam posisi idle dan saat digunakan main game-. So, apakah ASUS ROG G20 sebuah yang patut dimiliki?. Tentu saja!. Apalagi untuk kamu yang memang mencari sebuah gaming PC yang tampil beda dan memilik performa yang memang tidak mengecewakan.
Rate now!

Rating

ASUS ROG G20, Si Mungil Dengan Performa Raksasa