Hardware

  • ASUS kembali meresmikan salah satu laptop gaming premium terbarunya ROG G703, laptop ini adalah laptop pertama yang mengusung layar 144Hz. Konfigurasi hardware yang ditanamkan sanggat memungkinkan gamers untuk memainkan game dengan resolusi paling tinggi. Selain mempunyai performa tinggi, kelebihan utama dari ROG G703 ini adalah anti-glare IPS level beresolusi Full HD dengan refresh rate 144Hz. Teknologi panel display ini tak hanya akan memberikan mulus dan bebas stutter dan tearing, dan respon yang lebih baik, namun  juga akan memanjakan pengguna dengan tampilan warna terbaik tanpa diganggu oleh pantulan-pantulan cahaya.

  • Corsair mungumumkan peluncuran CORSAIR K68 RGB, keyboard gaming mekanikal tahan air. Dilengkapi switch CHERRY MX RGB, setiap tombol K68 RGB memiliki backlit individual dan dapat diprogram, sehingga memungkinkan gamer memiliki kustomisasi pencahayaan nyaris tanpa batas dengan warna-warna yang cerah. Setiap tombol juga dilindungi secara individual dari debu dan cipratan cairan dengan standar IP32, menjaga gamer dari insiden tanpa harus berhenti bermain.

  • Tidak bisa dipungkiri jika permintaan gamers akan GameSir G5 begitu tinggi. Terutama di Indonesia. Dengan hypenya game mobile bergenre MOBA seperti Mobile Legends dan Arena of Valor serta game FPS Rules of Survival, tentu saja membuat GameSir G5 semakin dinanti. Bagaimana tidak, GameSir G5 merupakan satu-satunya gamepad yang bisa memainkan game-game tersebut dengan mudah dan nyaman. 

  • ASUS secara resmi telah mengekspansi lini laptop ROG Strix menjadi tiga bagian. ROG Strix Traditional, ROG Strix Scar dan ROG Strix Hero. Ketiganya ditujukan untuk segmen gamers yang berbeda-beda. Di luar itu, ASUS masih memiliki varian lain dari lini produk ROG yakni G series yang menawarkan performa tertinggi, dan juga GX series yang menawarkan fitur inovatif dan juga terobosan teknologi. 

  • ViewSonic mengumumkan XG3240C, monitor gaming beresolusi WQHD (2560x1440) berukuran 32 inci yang memberikan pengalaman sangat mendalam dengan kombinasi dari dukungan HDR, gamut warna yang luas, dan refresh rate 144Hz yang sangat halus dengan AMD FreeSync. XG3240C mengikuti gaya terbaik yang ada di monitor gaming ViewSonic lainnya seperti XG2703-GS dan dirancang untuk penggemar games yang ingin ‘meleburkan’ diri di dunia permainan dengan detail yang lebih tajam dan warna yang nampak hidup pada PC dan konsol.

  • CORSAIR, mengumumkan bahwa 3 bulan ke depan menyelenggarakan CORSAIR CASEMOD COMPETITION INDONESIA, sebuah kompetisi modifikasi case PC terbesar di Indonesia. Kompetisi ini disponsori vendor komponen PC kelas dunia ASUS ROG, NVIDIA dan SEAGATE, disponsori oleh vendor tools ternama DREMEL, dan didukung komunitas case modder terbesar di Indonesia UNIMOD.Kecenderungan memamerkan komponen PC telah menjadi trend beberapa tahun terakhir.

  • CORSAIR mengumumkan sejumlah produk peripheral gaming wireless terbaru. Diperkuat teknologi wireless CORSAIR UNPLUG and PLAY, Keyboard Mekanikal Wireless K63, Lapboard Gaming Wireless K63, Mouse Gaming Wireless DARK CORE RGB dan Mouse Pad Qi Wireless Charging MM1000, memungkinan enthusiast dan gamer merasakan pengalaman bermain game bebas kabel. K63 Wireless, penerima Innovation Award CES 2018, menghadirkan kualitas, performa dan kehandalan switch mekanikal CHERRY MX Red ke ranah wireless desktop.

  • ASUS membuka tahun 2018 dengan meresmikan hadirnya notebook gaming terbaru yakni ASUS ROG GL503 di pasaran Indonesia. Sebagai bagian dari lini notebook ASUS Republic of Gamers, ROG Strix seri GL503 membawa sejumlah upgrade signifikan baik dari desain maupun performa dibandingkan varian terdahulu. Dari sisi desain, ASUS ROG Strix GL503 tampil premium sehingga mampu memuaskan para gamers dengan desain futuristis.

  • ASUS mengumumkan refresh dari generasi ZenBook terbarunya yang diberi nama ASUS ZenBook 3 Deluxe atau ZenBook UX490. Sebagai informasi, setelah diungkapkan pertamakali ke publik Indonesia pada event The Edge of Beyond 2017 lalu, perangkat ini menuai begitu banyak pujian karena  desainnya yang sangat elegan, cantik serta dimensinya yang amat ramping. Tubuh yang begitu ramping pada ultrabook berbasis Windows 10 dan prosesor Intel Core i7 generasi ke-8 bisa didapatkan karena ia mengadopsi teknologi cooling system yang inovatif. Teknologi pendinginan yang dimaksud adalah pendinginan berbasis liquid crystal polimer yang dilengkapi dengan kipas (fan). Yang menarik, ketebalan sirip-sirip kipas tersebut hanya 0,3 milimeter saja.