Honor Klaim Menjadi Pemimpin Industri Ponsel Pintar di Indonesia

Sejak akhir tahun lalu, kecerdasan buatan (AI) telah menjadi salah satu agenda bagi para pelaku industri di bidang teknologi, termasuk di industri ponsel pintar. Dengan meningkatnya trend AI, banyak pelaku/perusahaan teknologi berkomitmen untuk menyematkan teknologi AI dalam ponsel pintar. Memiliki tiga generasi ponsel pintar AI dalam portofolio produknya, Honor menjadi salah satu pemimpin dalam tren ini dengan memperkenalkan ponsel pintar AI generasi ketiga, Honor 10, yang baru saja diluncurkan di Indonesia minggu lalu (2/8).

Honor meluncurkan Honor Magic pada bulan Desember 2016, dan ini pertama kalinya sistem AI disematkan dalam sebuah ponsel pintar. Teknologi AI menawarkan pengalaman baru kepada para penggunanya, dan sambutan dari penggemar gawai juga begitu luar biasa, yang mana ini merupakan awal baru bagi era ponsel pintar berteknologi AI. Sejak tahun 2007, ketika iPhone pertama kali diperkenalkan, untuk hal popularitas, tidak ada ponsel pintar lainnya yang dapat dibandingkan dengan Honor Magic di seluruh industri ponsel pintar.

Memiliki ambisi untuk masuk dalam jajaran tiga besar merek ponsel pintar di Indonesia dalam kurun waktu tiga tahun kedepan dan menjadi ponsel pintar yang paling dicintai oleh konsumen Indonesia, Honor terus berinovasi dan memperkenalkan Honor 10, ponsel pintar AI generasi ketiga, yang minggu lalu diluncurkan di Indonesia. Melanjutkan keberhasilan pendahulunya, teknologi AI yang digunakan dalam Honor 10 menjadi lebih luas lagi. Teknologi AI dalam Honor 10 mampu menunjang fitur-fitur fotografi, menghadirkan beragam fungsi kepada para pengguna, seperti AI scene recognition, semantic image segmentation, high optical zooms, ultra-fast shutter speed, portrait mode, dan portrait Bokeh effect. Dengan semakin meningkatnya kemampuan fotografi di ponsel pintar ini, pengguna Honor 10 dapat menikmati pengalaman fotografi AI yang semakin beragam dan pengalaman fotografi profesional dalam genggamannya.

Lensa ganda 24MP+16MP yang disematkan pada Honor 10 dikembangkan dan didukung oleh prosesor Neural Processing Unit (NPU) dalam chipset Kirin 970, yang mana dapat mengenali lebih dari 500 skenario dalam 22 kategori secara real-time. Teknologi ini mampu mengenali garis luar berbagai objek di sekitarnya, seperti langit, tanaman, manusia atau bahkan air terjun, dan mengidentifikasi lokasinya secara langsung. Fitur ini didukung oleh teknologi Semantic Image Segmentation yang pertama kali digunakan untuk industry ponsel pintar, yang memungkinkan Honor 10 untuk mengenali beberapa objek yang terdapat dalam satu gambar. Hal inilah yang membuat Honor 10 berbeda dari ponsel pintar lainnya. Fitur-fitur dalam Honor 10 yang menjadi pelopor di industr ponsel pintar ini menerapkan parameter khusus untuk setiap foto secara real-time ketika pengguna mengambil gambar, membuat setiap foto yang dipotret terlihat seperti foto profesional hanya dengan satu sentuhan jari saja. Di masa yang akan datang, ponsel pintar AI generasi selanjutnya milik Honor akan memberikan pengalaman AI yang lebih baik lagi.

Honor telah menjadi pelopor di industri ponsel pintar dan teknologi AI selama beberapa tahun dan telah memiliki fondasi yang kokoh tentang bagaimana ponsel pintar AI seharusnya bekerja di masa yang akan datang. Nantinya, ekosistem AI diharapkan dapat lebih terbuka dan luas, di mana para produsen ponsel pintar akan mempertimbangkan pemanfaatan kemampuan AI dalam memproses dan mempelajari, untuk melibatkan konsumen dengan cara yang lebih intuitif, yang memungkinkan mereka untuk merasakan pengalaman hidup yang lebih mudah berkat teknologi AI.

 

Rate now!

Rating

Honor Klaim Menjadi Pemimpin Industri Ponsel Pintar di Indonesia